Dari waktu UTS baru dimulai, gue udah membayangkan dan merencanakan hal apa aja yang mau gue lakuin abis UTS selesai dan liburan selama kelas 12 UN. Selain nonton anime, gue juga udah rencana mau ke toko buku buat beli buku dan komik yang udah direncanain. Tapi sayangnya rencana ini gagal terus, karena ujan. Udah 3 hari, abis zuhur gue udah siap-siap mau berangkat, eh ujan sampe sore, besoknya gitu lagi, dan besoknya gitu lagi. Tadinya juga mau ke toko buku sekalian dengan acara #OBRAS, tapi berhubung gue nebeng dan udah sore, jadi gak bisa.
Akhirnya kemaren, Senin 16 April, gue berhasil berangkat juga. Walau sama seperti hari-hari sebelumnya, waktu abis zuhur dan gue udah siap-siap berangkat, ujan deras. Untunglah ujannya cuma sebentar dan gak sampe sore kayak kemaren, gue pun langsung berangkat ke Gramedia Supermal Karawaci, sendirian.... ya, sendirian.
Disaat kakak-kakak kelas 12 sedang mengadu nasib dalam seminggu yang menegangkan, yaitu menjalani Ujian Nasional, kita adek-adek kelas bisa menari-nari diatas penderitaan mereka (eh gak gitu-gitu amat kali ya), maksud gue, kita libuuuur nyahahaha. Apa yang akan kalian lakukan selama liburan UN ini? Tidur seharian? Main Game? Jalan-jalan? Sebenernya temen-temen gue pada rencana mau jalan-jalan, ke Dufan katanya, tapi apa mau dikata, gue lagi bokek, jadi ya gak bisa ikut, jadi kayaknya liburan kali ini gue di rumah aja deh.
Tapi yang penting gue gak mati kutu di rumah, karena gue gak punya kutu, makanya rajin keramas donk, jangan lupa pake sampo, eh anak yang ada di iklan sampo lif**uoy yang baru itu manis juga ya, ada yang tau twitternya gak? #GagalFokus. Jadi, liburan kali ini gue rencana nonton anime sepanjang hari, hell yeah!
Walau belum bisa donor darah (kata susternya minimal 17 tahun), tapi gue dateng aja.. ngapain? nonton.. huahahaha. Setiap kopdar donor darah paling gue bengong-bengong di kursi depan atau mainin timbangan yang beda 5 kg dari di rumah. Kalo diitung-itung, di kopdar donor darah ke 18 baru gue bisa donor, dan yang menarik gue pengen donor darah cuman.... kalo abis donor darah dikasih susu sama pop mie cuy, kadang telor rebus juga.
Ollo! apa kalian semua punya akun twitter? selama gunain twitter pasti udah ketemu banyak macem-macem pengguna twitter yang ada di timeline kalian. Karena bermacam-macam, tingkah mereka juga bermacam-macam, dan pasti ada yang kita kurang suka dari mereka. Ini gak sesimple "kalau gak suka unfollow aja" , ada beberapa faktor yang bikin kita gak bisa unfollow walau kita gak suka mereka muncul di timeline, misalnya karena kenal di dunia nyata, balada follow memfollow dan unfollow twitter ini emang agak berabe, beberapa orang bisa jadi marah karena twitternya di unfoll temennya, makanya beberapa orang nyari aman dan berusaha menerima alur timeline yang kadang gak bersahabat itu.
Gak terkecuali timeline twitter gue, yang berisi kicauan-kicauan orang-orang yang gue follow, dan beberapa gue gak suka. Walau udah berusaha gue redam dengan follow akun-akun bagus (kayak akun enterpreneur, penulis buku, motivator) biar timeline gue lebih seger dikit, tetep aja, kadang tweet mereka masih sering muncul, emang gak bisa dihindari sih. Lama-kelamaan, gue mulai terbiasa dan mencoba mengelompokan tweeps-tweeps yang kurang gue senangi itu kedalam 8 Tipe Pengguna Twitter Yang Kurang Disenangi. Berikut tipe-tipe nya :
Childhood Corner – Ollo! Balik lagi di Childhood Corner, untuk mereka yang terjebak di masa kecil. Kali ini gue mau bahas Anime jaman dulu yang menurut gue unik temanya, Trouble Chocolate. Anime ini dulu suka gue tonton di TV7 (sekarang Trans 7) sore-sore kalo gak salah jam 4.
Trouble Chocolate menceritakan tentang Cacao, seorang siswa Micro-grand Academy, sebuah sekolah dengan populasi ribuan siswa, memiliki ribuan kelas, dan ratusan club atau ekstrakulikuler, berlokasi di kota bernama Cranky Sakai Town. Cacao hobi banget makan, kayaknya gak ada yang dia pikirin selain makan, dia cepet banget laper, dan kalo makan di kantin juga porsinya gak tanggung-tanggung.
Wow, udah seminggu lebih gue gak posting blog, karena seminggu ini gue UTS dan persiapan untuk Olimpiade Kimia, jadi biar keliatan kayak anak yang belajar, gue gak ngeblog dan online dulu deh, paling cuma dari HP doank. Padahal, selain udah gatel pengen ngeblog, gue juga baru punya anime-anime baru yang siap buat ditonton di liburan abis UTS nanti. Well, ada beberapa hal yang mau gue ceritain selama gue gak online, diantaranya :
Earth Hour
Tanggal 31 Maret kemaren waktunya Earth Hour di tahun 2012. Mungkin ada yang inget tahun lalu blog gue berpartisipasi dengan offline dulu selama Earth Hour, pengennya sih pas tahun ini juga, cuman sayang, template yang dulu itu belum gue save dan gue gak sempet buat ngotak-ngatik template lagi. Kemaren juga Kaskus ikut Earth Hour, situs mereka offline selama Earth Hour berlangsung, banyak kaskuser yang salut dan ada juga yang mengeluh karena gak bisa kaskusan pas Earh Hour, hahaha. Tapi walau blog gue gak ikut Earth Hour, rumah gue selalu ikut Earth Hour lho, mulai dari Earth Hour pertama di tahun 2009 dan tahun ini. Yah walau tahun ini kayaknya cuma gue doank yang aware soal Earth Hour, abisnya gak kayak tahun lalu yang sampai diiklanin di TV, Earth Hour tahun ini kayaknya kurang publikasi deh, waktu gue bahas Earth Hour di twitter pun banyak yang baru ngeh kalau Earth Hour jatuh nanti malam.
Pembajakan di negeri kita kayaknya udah jadi masalah yang cukup sulit untuk diatasi, terutama musik bajakan. Alasannya gak jauh-jauh dari harga album musik asli yang mahal dan harga album musik bajakan jauh dibawahnya. Bayangkan, satu keping CD MP3 bajakan bisa kita beli di penjual CD pinggir jalan seharga 3000 rupiah, sudah berisi ratusan lagu yang bisa langsung kita dengarin, bandingkan dengan membeli CD Album asli yang seharga puluhan ribu dan cuma berisi satu album dari artis tertentu.
Tapi pembajakan semakin menjadi-jadi saat memasuki era digital, kita gak usah repot-repot pergi ke tukang CD pinggir jalan dan membayar 3000 rupiah, cukup bermodalkan komputer dan koneksi internet, kita bisa bebas download lagu yang kita inginkan dengan mudah di situs-situs file sharing dengan gratis sebanyak apapun yang kita mau. Inilah yang membuat pembajakan makin susah dihentikan di era digital, terutama musik. Karena ukuran file yang relatif kecil dan kebutuhan hiburan di perangkat-perangkat handheld seperti handphone dan pemutar musik mobile, tentu musik bajakan lebih sering diunduh jika dibandingkan dengan film bajakan dan pembajakan lainnya.
Sebenarnya apa alasan orang-orang lebih senang mengunduh musik bajakan? Berikut yang gue tangkep :
Hari ini, 30 Maret adalah Hari film Nasional, jadi gue ucapkan selamat hari film nasional buat seluruh pecinta dan penikmat film di Indonesia. Dari semua genre film yang ada, gue paling suka memang film Animasi. Baru ada 2 sih review film di blog ini, yang pertama dari film Megamind dan yang kedua film Toy Story 3, film favorit gue. Dari dulu gue bermimpi, andaikan Indonesia bisa memproduksi film animasi berkualitas, dan mimpi gue semakin menggebu-gebu, setelah si kembar Upin dan Ipin mulai menghiasi televisi kita, wuoooh gue greget banget, ini serial animasi dari negara tetangga yang keren banget. Gak dipungkiri Upin Ipin emang sukses mencuri hati pemirsa Indonesia dari semua kalangan, baik orang dewasa dan anak-anak.
Sebenernya bukannya gak ada, ada kok animasi-animasi Indonesia yang pernah tayang di TV maupun di bioskop, baik animasi 3D dan animasi 2D, cuman untuk beberapa alasan mereka tidak dapat dinikmati. Dan alasan yang paling utama adalah.... bukan, bukan kualitas grafis animasi itu sendiri, tapi masalah utamanya adalah cerita. Cerita yang monoton, terlalu normal, terlalu flat, dan sebagainya menurut gue adalah masalah utama film animasi di Indonesia. Berawal dari latar belakang, jarang ada yang unik, jadi tentu aja susah nemu konflik yang seru.
Childhood Corner - Ollo! udah berapa minggu ya gue gak update Childhood Corner ini, yah minggu-minggu kemarin sibuk, jadi blog ini diselingkuhin dulu heu. Tapi sekarang gue udah kembali dan kembali lagi semangat postingnya, semoga ngebutnya langgeng. Well, kembali lagi bersama gue di Childhood Corner, untuk mereka yang terjebak di masa kecil. Kali ini di Childhood Corner mau bahas anime yang dulu pernah ditayangin di TV Indonesia, yang bergenre horror, supranatural, dan misteri.. pokoknya dulu waktu gue kecil, siapa yang berani nonton anime itu berarti kece hahaha, dia adalah Ghost at School atau dikenal juga sebagai Ghost Stories, atau Gakkou no Kaidan, atau Jurig di Sakolah versi Sundanya #GakKeren.
Ghost at School bercerita tentang seorang anak perempuan bernama Satsuki yang baru pindah ke kampung halaman mendiang ibunya bersama ayah dan adiknya Keiichirou. Di hari pertama mereka sekolah, Satsuki, Keichirou, Hajime, Reo, dan Momoko masuk ke gedung sekolah lama dan karena ulah mereka, semua hantu yang disegel lepas, termasuk salah satu iblis menyeramkan bernama Amanojaku. Ternyata mereka baru mengetahui kalau dulu yang menyegel hantu-hantu itu adalah ibu Satsuki, dan Satsuki menemukan diary milik ibunya yang bernama Ghost Journal, berisi tentang semua informasi tentang hantu di kota itu dan cara menyegelnya. Satsuki berusaha menyegel Amanojaku, tapi karena pohon besar di belakang gedung sekolah lama yang seharusnya dijadikan tempat penyegelan sudah ditebang, Amanojaku malah tersegel di tubuh Kaya, kucing hitam milik Satsuki dan Keiichirou.