![]() |
Ketika sang pemilik video melihat "Courtesy of Youtube" |
Semenjak ada acara "On The Spot", banyak acara-acara serupa yang isinya menayangkan info-info unik dan menarik serta di dukung dengan video, ala thread di longue kaskus. On The Spot sebagai yang pertama menayangkan berita unik ini langsung ngehits, mungkin info yang ditayangkan biasa menurut masyarakat internet atau bahkan repost (karena udah pernah baca di kaksus), tapi untuk masyarakat televisi tentunya ini merupakan hal yang baru dan unik, positif memang, jadinya bisa menambah wawasan pemirsa televisi tanpa usah baca di internet.
Kayak kebanyakan acara yang lagi ngetrend di TV, konsepnya pun banyak ditiru stasiun tivi lain, acara serupa pun bermunculan dan kebanyakan dengan embel-embel "spot" , sebut aja "Hot Spot" , "Spotlite" dan lain-lain yang menghiasi tipi dari pagi sampe malem. Wajar sih diikutin, karena acara kayak ginian emang menggoda buat ditiru, bayangkan aja, tinggal ngonline, ngaskus, ngeyutup, bisa jadi sebuah acara berita televisi, kayaknya gampang banget.
Trus ya dari semua acara-acara kayak gini, selalu ditampilkan video pendukung, yang diambil dari youtube. Sebenernya gue agak kurang sreg dengan pengambilan video youtube ini. Yang pertama, kualitas video amatir yang diupload ke youtube kan rendah dan resolusinya kecil (maklum, biar yang buffer gak ngos-ngosan) jadi kayaknya sangat gak nyaman kalo ditayangin di tv, kayak nonton mario bros di tendo, kotak-kotak pixel gitu.