Kita tentu sering mendengar kalimat "jangan pilih-pilih teman" atau "bertemanlah dengan siapa saja", tetapi sering juga mendengar "kalau kamu berteman sama tukang ikan, bakal ketularan amisnya, kalau berteman dengan tukang parfum, bakal ketularan wanginya". Jadi sebenernya yang lebih relevan diterapkan yang mana nih? yang pertama atau yang kedua? ataukah kita harus memberi parfum kepada ikan-ikan yang dijual biar wangi?
Menurut gue, cara terbaik memahami perbedaan atau peran dari sahabat dan teman adalah dengan memperhatikan stereotype dari persahabatan yang udah banyak ditunjukan di film-film dan di kartun-kartun. Tengok saja Fairly Odd Parents, Danny Phantom, SKET Dance, dan lain sebagainya, menunjukan persahabatan tokohnya dengan sangat jelas.